Ditrenarkoba Polrestabes surabaya gagalkan pengedar sabu jaringan internasional

Radanews9.com ||  surabaya – Dalam jumpa pers yang langsung dihadiri Kapolda jatim Irjen Toni Hermanto,dirnarkoba kombespol Arie, Kabid Humas kombespol Dirmanto,Kapolrestabes kombes ahmad Yusep,kasat renarkoba Polrestabes surabaya AKBP Daniel dan kasi humas Polrestabes surabaya kompol Fakih. Kapolda jatim Irjen toni Hermanto menjelaskan bahw total barang bukti yang berhasil di amankan petugas sebanyak 36 kg sabu dan 15 ribu ekstasi. “Ada dua jaringan sindikat internasional dengan 7 tersangka yang bisa ditangkap oleh jajaran direktorat narkoba polda jawa timur dan Polrestabes surabaya”.

kata Irjen toni Hermanto. Diresnarkoba polda jatim kombespol arie menambahkan bahwa selama bulan november,jajaran dirresnarkoba polda jatim berhasil mengungkap 2 jaringan besar internasional narkoba yang berbeda lokasi. “Yang pertama adalah jaringan indonesia- malaysia dan juga barang ini berasal dari china.kita bisa amankan berdasarkan dari pendalaman kita di jawa timur hingga sumatera selatan”kata kombespol arie.

Dari pendalaman tersebut,petugas akhirnya berhasil mengamankan barang bukti dan menangkap 2 orang tersangka dengan jumlah barang bukti 26kg sabu dan ekstasi sebanyak 15,056 butir. Yang kedua penangkapan terhadap jaringan Laos yang berdasarkan hasil pendalaman bahwa akan ada barang yang dikirim dari Laos ke indonesia,dimana barang tersebut distribusikan melalui surabaya dan jakarta. ” Dari pengembangan itu,kita berhasil mengamankan 5 orang tersangka dengan barang bukti 10kg sabu-sabu.jadi total sabu-sabu yang sekarang kita ekspos ada sebanyak 36 kilo dan ekstasi sebanyak 15056butir”,jelas kombespol arie. ” jaringan pertama jalur masuk di wilayah sumatera dikirim melalu darat sampai ke surabaya.kita lakukan penangkapan di sumatera selatan berdasarkan hasil pengembangan dari jawa timur”.Terangnya.

“Dan untuk jaringan yang kedua itu dikirim melalui jasa ekspedisi jasa ekspedisi melalui udara yang ketika dikirim di Indonesia kita lakukan kontrol delivery”. Jelas kompespol arie. Para tersangka di jerat dengan pasal 112 ayat 2,pasal 114 ayat 2 dengan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati paling ringan 5 tahun penjara.( Kusmiati)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *